Kiat Melatih Anak Mandiri Sesuai Umurnya

Anak adalah titipan terbaik dari Tuhan, dimana setiap orang tua tentunya akan melakukan hal terbaik untuk anak-anak mereka.

Impian setiap orang tua adalah memiliki anak yang baik, cerdas, dan mandiri yang suatu hari nanti dapat membanggakan ayah dan ibunya. 

Terdorong oleh rasa cinta yang besar terhadap anak, orangtua akan melakukan berbagai cara untuk membahagiakan anak-anak mereka. Mereka memperlakukan anak mereka seperti raja dan ratu.

melatih anak mandiri

Namun, ternyata hal ini tidak baik bagi perkembangan kemandirian mereka. Anak jadi manja, tidak bisa melakukan apapun, dan sangat tergantung kepada orang lain, terutama kepada anda sebagai orangtuanya. 

Untuk itu, melatih anak mandiri sejak kecil adalah salah satu bentuk kasih sayang yang semestinya diajarkan orang tua kepada anak-anaknya sejak dini.

Berikut ini adalah  kiat melatih anak untuk mandiri sesuai umurnya, yang dapat Anda praktikkan dalam mendidik si kecil.

  1. Anak Batita (1 -3 tahun)

Anak usia batita (di bawah 3 tahun) masih sangat tergantung kepada ayah dan ibunya, karena mereka belum tahu tentang apapun, seperti jadwal mandi pagi, minum susu, makan, tidur, dan bermain. 

 

melatih anak mandiri

Photo by abbybatchelder

 

Untuk mengajari kemadirian kepada anak batita,  inilah yang dapat Anda lakukan untuk mereka:

  • Belajar makan dengan sendok garpu

Ajari anak Anda untuk belajar makan sendiri dengan sendok dan garpu. Berikan mereka piring plastik bergambar tokoh kartun favorit mereka, seperti Doraemon, Elmo, Winny The Pooh dan lain sebagainya.

Proses belajar makan ini akan membuat meja makan Anda sedikit kotor, tapi dengan begitu mereka belajar sesuatu, karena meja makan yang kotor dapat Anda bersihkan dalam waktu singkat.  Izinkan pula mereka memilih makanan yang ingin mereka santap, ini melatih mereka untuk mengungkapkan pendapat.

  • Belajar menggunakan kamar kecil (toilet training)

Anak batita , usia 2-3 tahun sudah dapat Anda ajarkan tentang toilet training, yaitu memberi pengertian agar mereka membiasakan diri buang air kecil dan buang air besar (BAB) di toilet.

toilet training photo

Photo by gemsling

 

 

Ya, mereka tidak lagi mengunakan pampers, mungkin untuk moment tertentu, seperti ketika si kecil bepergian dan susah menemukan toilet, pampers masih dibutuhkan. Namun alangkah baiknya jika si kecil sudah bisa ke toilet sendiri.

Temani anak Anda untuk buang air kecil atau buang air besar (BAB) ke toilet, sediakan airnya di ember, dan siapkan air di gayung untuk menyiram kotoran si kecil.

Secara perlahan-lahan anak Anda akan belajar dan mampu melakukan hal tersebut tanpa bantuan Anda.

  • Mandi Sendiri

Keterampilan mandi sendiri pada si kecil membutuhkan  keterampilan lainya seperti membuka baju dan celana sendiri, gosok gigi sendiri, dan lain sebagainya.

Biarkan anak Anda untuk belajar mengambil handuknya sendiri, untuk itu letakkan handuk ditempat yang mudah ia jangkau.  Awalnya, temani ia mandi, dan mengosok gigi. Jika sudah bisa, izinkan ia untuk mandi sendiri. Anak kecil cenderung suka aktivitas mandi karena ketika mandi mereka berkesempatan untuk bermain air sepuasnya.  .

  1. Usia 4 – 5 tahun

Anak pada usia ini sudah memasuki TK, sekolah pertama bagi mereka, dan mulai mengeksplorasi lingkungan sekitar dan tubuhnya.  Inilah kemandirian yang dapat Anda ajarkan. 

  • Berlari, melompat, memanjat

Pada usia 4 -5 tahun, anak kecil memiliki rasa ingin tahu yang besar. Biarkan mereka berlari,melompat, memanjat dan lain sebagainya dengan pengawasan anda dari jarak dekat. 

Risiko terburuknya adalah ia jatuh dan terluka, namun dari kegiatan tersebut si kecil banyak mendapat pelajaran baru.

  • Belajar membawa tas sendiri

Biarkan si kecil membawa tasnya sendiri di TK, jangan selalu anda bawakan. Kecuali jika hari itu tas si kecil terlalu berat karena ada kegiatan ekstra kurikuler. Sesuaikan isi tas dengan kemampuan si kecil, sebab jika tasnya terlalu berat, akan merepotkan dan membuat ia bungkuk sebelum waktunya.

  1. Usia 6 -7 tahun

Ajarkan anak Anda untuk membereskan tempat tidurnya sendiri, seperti lirik lagu bangun tidur yang populer di kalangan anak-anak. 

Ajarkan pula ia untuk membereskan mainannya sendiri, dan menyiapkan buku pelajarannya untuk sekolah esok hari, serta meletakkan piring di wastafel sehabis makan.

Latihan mandiri dengan melakukan pekerjaan-pekerjaan kecil ini akan membuat mereka terampil dan percaya diri.

Dan buah hati kecil anda akan merasa senang, karena telah dianggap sama dengan orang yang lebih dewasa.

Selamat mencoba.  

error: Content is protected !!