Homeschooling Indonesia dan 2 Hal yang Harus Diketahui

posted in: Sistem Belajar | 0

homeschooling indonesia

Homeschooling Indonesia – Pengertian Tentang Homeschooling & Proses Pendampingan Belajar

 

Homeschooling di Indonesia memiliki pengertian dan tujuan yang mungkin sama atau juga barangkali berbeda dengan  Homeschooling di Negara lain.

 

Pengertian Homeschooling

Pengertian Homeschooling adalah sebuah sistem pendidikan alternatif yang saat ini menjadi pilihan orang tua untuk memberikan pendidikan kepada anak-anaknya. Dimana keberadaanya sah, diakui, sama dan sederajat dengan sekolah formal sesuai hukum di Indonesia.

Homeschooling di Indonesia adalah proses layanan pendidikan yang secara sadar, teratur dan terarah dilakukan oleh orangtua/keluarga di rumah atau tempat-tempat lain dimana proses belajar mengajar dapat berlangsung dalam suasana yang kondusif dengan tujuan agar setiap potensi anak yang unik dapat berkembang secara maksimal.

Dengan menggunakan metode school at home. Homeschooling Primagama sebagai bagian dari Homeschooling Indonesia, bisa menjadi alternatif proses pendidikan putra putri kita selain di sekolah, namun tetap memiliki standard ketercapaian materi yg kualitasnya sama dengan sekolah formal.

 

Proses Pendampingan Belajar di Homeschooling Primagama (HSPG)

Proses pendampingan di Homeschooling Primagama menggunakan dua pendekatan, yaitu pendekatan psikologis dan pendekatan akademik.

Pendekatan psikologis dilakukan, dimana siswa diberdayakan sesuai dengan aspek minat & bakat dengan membekali siswa dengan pelatihan Achievement Motivation Training (AMT), Character Building, Leadership dan Entrepreneurship sesuai dengan potensi minat dan bakat siswa.

Pendekatan akademik dilakukan, dimana siswa akan diberikan pengajaran sesuai dengan tingkat kemampuan (sensitive learning), gaya belajar, maupun karakter komunikasi.

Dalam prakteknya, konsep pengajaran di Homeschooling Primagama menekankan pada pemberdayaan potensi otak kiri dan otak kanan siswa.

Dan juga mengembangkan konsep belajar bagaimana cara belajar (learn how to learn) yang baik, sehingga terciptalah output anak didik yang memiliki bekal ilmu pengetahuan yang baik (knowledge), kecakapan hidup yang baik (lifeskill), dan juga sikap hidup yang baik (attitude).